Escape from your self

Do you ever felt this is not the life you wanted?

“I shouldn’t pick this road” nor “what the hell am I afraid of?”

Lots of thoughts that shadows me all this time. Wise man says life is a journey to find the answers. But, you know right we never get the answer so easily. And sometimes you fed enough with all this crap.

Despair, yes indeed.

As a kid we surely have a imagination how’s our life in the future. Aaa~~ the imagination word seems on the right track ..(for a kid!!). Baamm, here comes the “reality”. Am I missing something in my growin’ up process?? How come I still don’t get it till now.

You can tell that reality hit me so hard..and knocked out me several times.

So hard…. it’s so hard man.

And the best part of it, those experiences automatically (yes, I’m on denial process. so what??) build a huge and thick wall inside of me that no one (yet) have surpassed it. will it be? when it be? or how it be? I don’t know…don’t have a clue at all.

Right know… the idea of escaping from my self is still an idea.

How the hell I can escape from myself?? It’s the holy war that happen continously and I’m getting tired of it.

 

“do you feel lost in your place, No one seems to understand your mind

Does anyone care to know what it is that troubles you inside

Do you feel lonely in your heart though everything seems to be right”

-Taken from Clazziquai song called Take A Walk-

Advertisements

Reksadana, reksadana dan Reksadana

 

Yuhuu….  kita sering dengar dengan salah satu produk investasi yang bernama ReksaDana.

Sayangnya banyak yang tidak atau belum mengerti arti sebuah Reksadana itu sendiri.
 
Sebagai awal, saya ingin mengingatkan. Reksadana TIDAK SAMA DENGAN DanaReksa
Banyak yang menyangka, reksadana adalah danareksa dan sebaliknya. Padahal bukan!!
Yang tepat adalah Reksadana adalah produknya sedangkan Danareksa adalah penjualnya (bahasa kerennya Manajer Investasi).
 
Clear masalah itu, sekarang mari kita ke poin utamanya.
Pengertian dari Reksadana itu sendiri adalah suatu PRODUK Kontrak Investasi Kolektif antara Manajer Investasi dan
Bank Kustodian yang mengikat pemegang Unit Penyertaan di mana Manajer Investasi diberi wewenang untuk mengelola portofolio
investasi kolektif dan Bank Kustodian diberi wewenang untuk melaksanakan Penitipan Kolektif.
Ingatkah dengan petuah “don’t put your eggs in one basket”??
yupp… reksadana bisa dikatakan contoh tepat dalam penggambaran ini.
berbeda dengan kepemilikan saham yang setiap investornya HANYA MEMILIKI SATU KEPEMILIKAN saham,
maka investor Reksadana MEMELIKI BEBERAPA KEPEMILIKAN saham.
Artinya ketika pasar sedang jelek, karena reksadana terdiri dari kumpulan saham-saham maka ada support dari saham lain yang
dapat mengurangi resiko jatuhnya produk tersebut.
Beda dengan saham, yang sekalinya jatuh bisa hancur tidak meninggalkan sisa.
 
Masih kuatir dengan Reksadana?? Tenang saja, karena dengan adanya Kontrak tsb,
Kita sebagai investor reksadana dapat berinvestasi sesuai dengan profil risiko masing-masing, jadi tidak ada pemaksaan diluar kehendak kita.
Kemudian, adanya jaminan keamanan Dana. Asset reksadana akan dititipkan di bank Kustodian. Dan dibukukan terpisah dari perusahaan
Manajer Investasi maupun Bank Kustodiannya. Secara legalitas, investor akan terlindungi apabila terjadi kebangkrutan dari salah satu pihak.
Intinya..dana kita bakal balik,
 
Alasan kenapa saya bersemangat menyebarkan virus Reksadana??
Jujur, tujuan awal saya adalah Kemandirian Finansial.
Setidaknya orangtua saya tidak perlu kuatir akan masa depan saya. ==> anak baik sekali yah sayah… hahaha.
 
Bersamaan dengan saya belajar tentang Reksadana, saya prihatin melihat sahabat-sahabat saya yang mengalami kesulitan dalam memulai kemandirian finansial.
Okay, angka konsumsi yang tinggi akan mendorong Perekonomian bangsa, tetapi bukan berarti setiap midnight sale harus ngeborong kan?
 
Salah satu pertanyaan yang sering ditanyakan ke saya adalah “apakah reksadana itu halal?”
Walaupun saya bukan ahli agama, tetapi saya percaya akan niat.
Niat awal saya adalah INVESTASI MASA DEPAN bukan untuk main.
Sering kita dengar “si A main saham xx, si B baru rugi main di saham x” etc.
Nah, karakteristik dasar tersebut yang membedakan Saham dengan Reksadana. Saham lebih ke jangka pendek dan prakek untung-untungan kental sekali didalamnya.
Reksadana ada dalam horizon waktu panjang, yang kita baru peroleh keuntungannya di kemudian hari.
 
oke… pengenalan tentang Reksadana diakhiri sampai disini dulu ya.
nanti kita lanjutkan lagi.
see you soon
 
 

Hello There

Howdy People…

Just got here a while ago and I guess WordPress maybe the right place to pour out my (hope not) rubbish talk.

Alright then, enough with the blabla who and why, let’s get down to the business.

See y’all ’round

badutkecil

Hello world!

Welcome to WordPress.com! This is your very first post. Click the Edit link to modify or delete it, or start a new post. If you like, use this post to tell readers why you started this blog and what you plan to do with it.

Happy blogging!

Create a free website or blog at WordPress.com.